oleh

5 Tips Mengatasi Work From Home Saat #Dirumahaja Dengan Pasangan

Balikpapanku.id – Tagar #dirumahaja dan #wfh alias work from home ramai digalakkan di indonesia semenjak pandemi corona virus masih menjadi momok yang menakutkan. Untuk orang-orang yang terbiasa dengan kerja remote, tentu hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Namun buat yang terbiasa kerja kantoran dan butuh interaksi dari teman sekantor, hal ini akan sedikit merepotkan.

Ruang kerja kadang untuk beberapa orang merupakan ruang yang lebih sakral dibanding yang lain. apalagi untuk orang yang sudah mempunyai pasangan, kadang ruang kerja bahkan butuh privasi lebih dibanding tempat tidur. Apakabar saat terpaksa #dirumahaja?

Bahkan ada pepatah mengatakan moving in together will either solidify your relationship or kill it right quick?. Nah bayangin aja kalian harus tinggal bersama dan dua-duanya diharuskan bekerja dalam satu ruangan yang sama, itu sama aja seperti menambah bensin ke hutan yang terbakar untuk beberapa orang. Atau malah menambah bensin ke tangki kendaraan yang udah mau kosong.

Nah seandainya kalian dan pasangan masih ragu untuk melewati masa-masa sulit saat diharuskan work from home, tips berikut ini mungkin efektif untuk tidak hanya menjaga dapur anda tetap mengepul, tapi juga hubungan anda tetap romantis alias work from heart.

dirumahaja
sumber dirumahaja: commercial real estate

 

1. Anggap Saja Pasangan Anda Tidak Ada Saat Dirumahaja

Sub judul diatas bukan berarti harus cuekin pasangan kalian, atau punya tiket emas dari acara pencarian bakat untuk berselingkuh. Semisal anda tinggal bersama pasangan di rumah yang cuma ada 1 kamar dan ruang tamu, cobalah untuk membagi ruangan tersebut. Semisal anda memakai ruang tamu dan pasangan kalian memakai ruang tidur, pastikan juga pintu tetap tertutup supaya mengurangi distraksi saat sedang work from home.

 

Baca :  Menikah Sama Pacar Kamu ? Fikirkan 4 hal ini terlebih dahulu

2. Gunakan Waktu Istirahat Dengan Romantis

Ingat, salah satu keuntungan terbesar dari work from home itu anda bisa kapan saja berinteraksi langsung dengan pasangan. Bahkan anda bisa langsung melihat gesture pasangan anda saat sedang kesal atau senang. Gunakan waktu istirahat untuk mengobati rasa lelah pikiran karena dikuras untuk work from home. Sesimpel pelukan atau ciuman di kening bisa merefill energi pasangan anda.

 

3. Bedakan Work From Home Dengan Nyelebor

Percayalah, meskipun work from home itu seolah menunjukan kalau ide, kreatifitas dan jobdesc bisa dilakukan kapan aja dimana aja dalam kondisi apapun, jangan sekali-kali menyampurkan antara tempat kerja denga tempat tinggal.  Bahkan gagasan untuk kerja di kasur sembari masi memakai piyama (atau yang lebih buruk: belum sikatan dan cuci muka) adalah ide yang sangat buruk. Bahkan jika anda dan pasangan tinggal di kos-kosan, cobalah untuk membedakan spot untuk kerja dengan misalnya memakai meja kecil untuk masing-masing.

 

4. Jam Kerja Its A Must

Pernah liat kan orang kalau sedang memakai headset saat bekerja itu sebenarnya sudah menunjukan gesture dont disturb mode: on.  Kebanyakan masalah saat work from home dengan pasangan itu suka terlalu banyak distraksi yang sebenarnya bisa diatasi, seperti kebanyakan ngobrol atau malah flirting satu sama lain sepanjang hari. Cobalah untuk memakai aturan jam kerja atau bahkan memakai headset untuk menunjukkan kalian sedang dalam mode kerja dan tidak siap untuk interaksi diluar kerjaan dengan pasangan seperti mengobrol atau hal intim lain. Jangan lupa juga untuk menentukan waktu istirahat dan menyesuaikan ritme dan gaya kerja masing-masing.

 

Baca :  4 Kado Unik Buat Kamu Yang Ngerayain Hari Valentine

5. Siapkan Perangkat Kerja Masing-Masing

Tidak salah memang kepasangan sendiri itu harus berbagi dalam segala hal, tapi untuk urusan kerjaan. Usahakan masing-masing dari kalian mempunyai perabot kerja sendiri. Tidak lucu kan, seandainya ada email yang harus dikirim atau slide yang harus dibuat tapi pc/laptop lagi dipakai oleh pasangan kalian?

 

Dan masih banyak hal lain yang bisa ditentukan bersama saat diharuskan work from home. Karena pada akhirnya yang terpenting itu bukan work from home, tapi work from heart.

 

Ingin baca lebih banyak artikel tentang lifestyle? selalu pantau balikpapanku yang menggali lebih dalam tentang gaya hidup masyarakat Indonesia. 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar