oleh

Google Meningkatkan Aksesibilitas Ponsel Android

-Techno-330 views

Menjadikan internet lebih bermanfaat dan lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas, termasuk hampir 700 juta orang di Asia-Pasifik, adalah sebuah prioritas bagi Google.

Untungnya, kemajuan teknologi memberi Google lebih banyak kemampuan untuk mengembangkan alat dan platform online yang inklusif bagi semua orang, apa pun kondisi mereka. Dan dengan mendesain teknologi yang mengutamakan aksesibilitas, Google bisa menyingkirkan penghalang dan menciptakan peluang baru yang sebelumnya tidak dimungkinkan.

Minggu ini, bersamaan dengan peringatan Global Accessibility Awareness Day (Hari Kesadaran Aksesibilitas Global), Google mengumumkan fitur-fitur baru yang Google harap akan membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, di seluruh kawasan kita, dan di seluruh dunia. Bagi orang-orang, smartphone sering kali adalah pintu menuju dunia luar–dan sebagai bagian dari komitmen Google untuk meningkatkan aksesibilitas di platform seluler Android, Google meluncurkan beberapa fitur baru:

Google ingin memberikan cara bagi para penyandang disabilitas kognitif untuk melakukan kegiatan sehari-hari di Android dengan lebih mudah–mulai dari menghubungi kerabat mereka melalui panggilan video, hingga melihat prakiraan cuaca.

Untuk itu, Google telah membuat Action Blocks: sebuah aplikasi yang menyediakan akses mudah untuk melakukan tindakan-tindakan rutin melalui satu tombol yang bisa disesuaikan di layar utama. Anda cukup meluncurkan Action Blocks dan memilih aktivitas bermanfaat yang telah disediakan–atau menyiapkan tindakan Anda sendiri–lalu memilih gambar untuk tombolnya, dan meletakkannya di layar utama.

Baca :  Inilah 5 Mesin Pencarian Yang Sempat Booming Sebelum Google

Transkripsi Instan

Pada Februari 2019, Google meluncurkan Transkripsi Instan, yang menyajikan teks dari audio secara gratis dan instan untuk memungkinkan percakapan sehari-hari antara orang yang tidak bisa mendengar, mengalami gangguan pendengaran, dan yang pendengarannya normal.

Hari ini Google mengumumkan update besar ketiga untuk aplikasi ini, meliputi kemampuan untuk membuat ponsel Anda bergetar saat nama Anda disebut; opsi untuk menambahkan sendiri kata, nama tempat, dan nama benda ke Transkripsi Instan Anda (bahkan untuk kata-kata yang jarang ada di kamus); serta fitur penelusuran dalam transkripsi yang Anda simpan.

Amplifier Suara

Amplifier Suara diluncurkan untuk membuat audio di smartphone Android lebih jernih dengan memperkeras suara yang lemah tanpa membuat suara yang sudah keras menjadi terlalu keras, dengan setelan personalisasi untuk mengatur preferensi Anda.

Sekarang Google memperkenalkan kemampuan untuk menggunakan Amplifier Suara sebagai amplifier portabel dengan headphone Bluetooth–sehingga Anda bisa meletakkan perangkat Anda di dekat sumber suara dan memperkeras suaranya tanpa mengganggu orang lain–serta sebagai alat untuk memperkeras suara dari aplikasi lain di perangkat Pixel Anda, seperti YouTube dan Spotify.

Fokus pada edukasi

Google

Dengan wabah COVID-19 yang memaksa semakin banyak orang untuk belajar dari rumah, Hari Kesadaran Aksesibilitas Global juga merupakan peluang untuk berfokus menjadikan edukasi jarak jauh seinklusif mungkin dan menyoroti fitur-fitur aksesibilitas yang tersedia bagi siswa, pengajar, orang tua, dan developer yang menggarap teknologi edukasi.

Baca :  Pantas Populer, Ini Dia Kelebihan TV LED !

Situs Mengajar dari Rumah Google memiliki Panduan untuk Wali khusus bagi anak-anak penyandang disabilitas yang harus belajar dari rumah karena penutupan sekolah karena wabah COVID-19. Situs A11y Project menyediakan panduan bagi para developer teknologi asistif serta daftar dan link untuk alat seperti pembaca layar–sementara itu Guardian’s Guide to Accessibility (Panduan Aksesibilitas untuk Wali) membantu para orang tua dan wali untuk belajar cara menggunakan solusi aksesibilitas seperti fitur dikte.

Selain referensi-referensi ini, Google baru-baru ini membagikan berbagai tips dan alat praktis yang bisa membantu siswa penyandang disabilitas mengatasi tantangan unik mereka dalam menjalani pembelajaran jarak jauh. Google akan terus bekerja sama dengan para pendidik dan pihak keluarga untuk membantu memastikan kegiatan sekolah bisa diakses, memuaskan, dan menyenangkan bagi para siswa, apa pun kondisi mereka, selama wabah COVID-19 ini dan untuk seterusnya.

Terus mengembangkan aksesibilitas dan inklusi

Internet hanya akan bermanfaat bagi semua orang jika juga bisa digunakan oleh orang-orang yang hidup dengan disabilitas. Google memang telah berhasil melangkah jauh dalam mengembangkan teknologi, alat, dan aplikasi yang bersifat inklusif, namun masih banyak yang perlu dilakukan–dan mengembangkan aksesibilitas di dunia online akan terus menjadi prioritas dalam segala upaya Google.

Komentar