by

Logo Magnificent Samarinda Diduga Plagiat, Designer Samarinda Kecewa

-Trending-1,252 views

Kurang lebih seminggu lalu teman-teman netizen Samarinda yang berkecimpung di dunia pariwisata, dan designer sempat membuat story mengenai munculnya logo baru Magnificent Samarinda. Awalnya semua begitu kagum dengan hasil karya tersebut karena terlihat sangat menawan.

Namun dengan viralnya logo tersebut di dunia maya, ternyata banyak para designer yang  mencoba lebih teliti dengan keaslian karya logo Magnificent Samarinda tersebut. Hal seperti ini sebenarnya sudah sangat biasa terjadi dikalangan para designer, etika untuk menciptakan sebuah logo agar lebih orisinil dan fresh.

Logo Magnificent Samarinda tersebut ternyata dibuat oleh tim Citiasia, dimana logo tersebut terlihat sangat mirip dengan karya george_bokhua yang di upload pada halaman instagramnya pada tanggal 11 November 2015. Menurut penulis sendiri kemiripan logo tersebut mendekati angka 90%. Mungkin teman-teman pembaca bisa melihat sendiri kemiripan kedua logo tersebut. Kira-kira berapa persen kemiripan kedua logo di bawah ini.

Penulispun mencoba mencocokan secara pasti, apa benar logo tersebut memiliki kemiripan ? karena berbeda arti jika seorang designer menjadikan itu sebagai referensi. Referensi menurut penulis bisa jadi sama tapi ada perubahan dari bentuk, perubahan bentuk sendiri minimal 30% dari referensi.

perbandingan logo magnificent samarinda-2

Setelah melihat gambar di atas, tidak ada perbedaan bentuk yang terjadi. Tampilan logo magnificent samarinda hanya terlihat lebih kurus dibanding logo karya George Bokhua. Hal tesebut penulis simpulkan saat melebarkan posisi logo magnificent samarinda, dimana posisi center garis, posisi lebar garis semuanya memiliki kemiripan sangat besar dengan karya George Bokhua.

Dilansir dari halaman kaltimkece.id Dugaan indikasi plagiat ditanggapi seorang desainer berpengalaman di Samarinda. Jordi Budiono, wakil ketua Komunitas Designer Visual Samarinda atau Devisa, mengaku sudah melihat kemiripan yang dimaksud. Sebagai seorang desainer, Jordi mengatakan, kesan plagiat sangat nampak.

Lalu pantaskah sebuah karya yang diduga plagiat di Patenkan ?

Sebuah logo bisa di pantenkan selama atau belum pernah ada yang mempatenkan logo tersebut. Walaupun memiliki kemiripan karya dengan George Bokhua, namun karya tersebut bukan berada di Indonesia dan logo magnificent sekarang tetap bisa dipatenkan, terkecuali George Bokhua langsung mendaftarkan logonya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Indonesia.

Masalah ini, mungkin masalah etika tentang bagaimana cara seorang designer menghargai karya orang lain. Reputasi designer atau bahkan perusahaan menjadi rekam jejak kedepannya.

 

News Feed