by

Chandra Memperkenalkan Kain Tenun Ulap Doyo Asal Kalimantan

-Trending-1,048 views

Penampilan Chandra Indonesian Idol pada tanggal 5 Februari 2018 ternyata cukup membuat juri terpukau, walaupun ada sedikit kritik namun itu membuat Chandra harus tetap semangat jika lolos di Penampilan Minggu Depan.

Setelah juri memberikan saran, Daniel sebaga host Indonesian Idol penasaran mengenai kain yang di ikat pada stand mic milik Chandra. Ternyata rasa penasaran Daniel terjawab setelah Chandra memberitahukan bahwa Kain tersebut bernama Kain Ulap Doyo Asal Kalimantan. Ternyata Host Indonesian Indol tersebut mengkoleksi beberapa jenis kain dari berbagai propinsi, namun sayang Chandra memberikan Kain Ulap Doyo Asal Kalimantan tersebut kepada Sere Karlina CO-Host Indonesian Idol.

chandra indonesian idol menyerahkan kain ulap doyo

sere karlina dapat kain ulap doyo

Asal Kain Ulap Doyo

Kain Ulap Doyo merupakan kain tenun asli suku Dayak Benuaq yang terkenal sejak dahulu pada masa kerajaan kutai, kurang lebih sebelum abad ke-17. Kain ini biasa digunakan dalam tari-tarian adat ataupun digunakan dalam kehidupan sehari-hari Suku Dayak Benuaq. Namun ada perbedaan warna kain, Kain Ulap Doyo yang digunakan sehari-hari biasanya berwarna hitam, sedangkan Kain Ulap Doyo yang digunakan dalam tarian adat bahkan upacara adat biasanya berwarna-warni.

Motif pada Kain Tenun Ulap Doyo sebenarnya juga memiliki arti yang berbeda-beda, contohnya saja motif naga mengartikan kecantikan seorang wanita, motif limar atau perahu mengartikan kerjasama, motif timang atau harimau mengartikan keperkasaan seorang pria, motif tangga tukar toray atau tangga rebah mengartikan melindungi usaha dan kerjasama masyarakat, dan berbagai motif yang lain.

Jika Chandra menggunakan seutas kain berukuran panjang, maka sebenarnya Kain Tenun Ulap Doyo bisa digunakan pada bagian apa saja, misalnya pada baju, sarung atau bahkan digunakan sebagai pentup kepala.

Apa yang membuat Kain Ulap Doyo menjadi Istimewa ?

daun doyo
via : bbc.com

Kain Tenun Ulap Doyo Asal Kalimantan dianggap istimewa karena kain ini berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Kain ini terbuat dari tanaman yang bernama  Doyo atau dengan nama latin Curculigo Latifolia. Tanaman Doyo mirip dengan daun pandan tetapi berukuran lebih lebar, ini tumbuh di lahan-lahan pingiran hutan dan ladang di wilayah Kutai Barat. Daun ini banyak terdapat di daerah Kalimantan Timur

Tanaman doyo disebut sebagai bahan baku pembuatan kain tenun ulap doyo karena Daun doyo ini kemudian dijadikan serat sambil dibilas di air sungai, atau disebut dilorot, dijemur dan dijadikan benang, lalu ditenun, biasanya diberi pewarna alami dari beragam tumbuhan hutan

Taukah Kamu ?

Kain tenun khas Kalimantan Timur yang disebut Ulap Doyo telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Berbenda Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 2013 lalu.

Banyaknya lahan komersil di Kalimantan Timur membuat penenun kesusahan mencari tanaman doyo, sehingga para penenun menggunakan benang dengan motif ulap doyo, sedangkan pewarnanya sendiri sebagian memilih menggunakan bahan kimia.

Bukan tidak ada namun Kain Tenun Asli Ulap Doyo yang menggunakan bahan alami mungkin sudah sangat jarang dan pastinya akan mahal. Buat kalian yang ingin mencari atau membeli Kain Tenun Ulap Doyo ada baiknya mempertanyakan langsung kepada pembeli mengenai keasliannya.

Semoga bermanfaat yah

Chandra Indonesian Idol 2018
Chandra Indonesian Idol 2018

News Feed